SOAL LATIHAN SUBJEKTIVITISME DALAM SENI RUPA MODERN

 1. apa yang dimaksud bahwa estetika adalah cabang filsafat?


Jawaban: 


Estetika adalah cabang dari filsafat yang mempelajari keindahan, seni, dan nilai-nilai artistik. Estetika kelompokan sebagai cabang filsafat, sama seperti epistemologi, etika, politik dan sebagainya.


2. Tunjukkan perbedaan antara filsafat citarasa dengan pengalaman cerapan dalam masalah estetika.

         Jawaban:

Filsafat Citarasa: Merupakan hasil renungan spekulatif yang sifatnya sangat mujarad, tak maujud (abstrak).

Pengalaman Cerapan: Istilah tersebut, oleh filsuf masa lalu, dinyatakan sebagai teori keindahan atau filsafat citarasa.


3. Sebutkan tiga hal yang disepakati oleh para filsuf masa lalu tentang pertanyaan-pertanyaan yang bertalian dengan masalah estetika? 


Jawaban:


 • Yang menggambarkan, menasirkan, atau menilai kegiatan seni secara khusus.

 

• Tentang penggambaran sifat istimewa gaya-gaya seni, yang di buat oleh ahli sastra, musik, maupun ahli teori seni rupa. 


• Pertanyaan tingkat kedua, seperti “apakah keindahan itu?”, “ apakah seni adalah peniruan?”, “apakah sifat dasar pengalaman estetis itu?”.



4. Tunjukkan perbedaan antara pendekatan estetika filosofis dengan estetika saintifis.

 

Jawaban:


• Estetika Filosofis : Memiliki tugas analisis “kebenaran” konsep, pernyataan seni.


• Estetika Sentifis : (estetika ilmiah) ini disebut sebagai estetika psikologis karena menggunakan perangkat teori psikologis.



5. Kerap disebutkan bahwa “estetika bersifat subjektif” apa yang dimaksud dengan pertanyaan tersebut?


Jawaban : Estetika bersifat subjektif, berupa ke indahkan yang tidak hanya pada unsur-unsur fisik yang di serap oleh mata secara visiual, tetapi di tentukan oleh selera penikmat atau orang yang melihatnya.



6. Carilah informasi lengkap tentang gambar-gambar yang terpasang dalam bab ini! (Gambar apa, karya siapa, mengapa gambar tersebut dianggap penting, dalam kaitan dengan peristiwa apa gambar tersebut dianggap penting, lebih khusus yang berpengaruh dalam perkembangan karya desain).

Gambar: "Heiliger


und der Drachen" (Santo George dan

The Weeping Woman. (1937)


Karya: Paolo Uccello


Picasso memulai Periode Afrika dengan melukis Les Demoiselles d'Avignon. Beliau terinspirasi dari artefak Afrika yang beliau lihat pada bulan Juni 1907 di sebuah museum etnografi di Istana Trocadero, Paris, Perancis. Namun sayang, karya Picasso ini disambut dengan keterkejutan dan rasa jijik. Bahkan Matisse dengan marah menganggap Les Demoiselles d'Avignon sebagai tipuan. Akibatnya, beliau tidak memamerkan Les Demoiselles di depan umum hingga 1916.


Picasso merupakan pelopor gerakan kubisme. Gaya melukis ini dikembangkan oleh beliau dan Georges Braque dengan menggunakan warna kecoklatan dan netral monokrom. Gaya kubisme analitik diperoleh dari hasil pengamatan Picasso dan Braque terhadap benda-benda dan bentuk mereka.


Di Paris ini pula Picasso menjamu sekelompok teman terkemuka di kawasan Montmartre dan Montparnasse, termasuk Andre Breton, penyair Guillaume Apollinaire, penulis Alfred Jarry, dan Gertrude Stein.


Pada tahun 1911, Picasso ditangkap dan diinterogasi tentang pencurian Mona Lisa dari Louvre. Kecurigaan atas kejahatan tersebut awalnya jatuh pada Apollinaire karena hubungannya dengan Gery Pieret, seorang seniman dengan sejarah pencurian dari galeri. 


Apollinaire kemudian melibatkan teman dekatnya Picasso, yang juga pernah membeli karya seni curian dari seniman tersebut di masa lalu. Takut akan hukuman yang dapat mengakibatkan deportasinya ke Spanyol, Picasso menyangkal pernah bertemu Apollinaire. Keduanya kemudian dibebaskan dari segala keterlibatan dalam hilangnya lukisan itu.


Pada tahun 1914, Perang Dunia I dimulai. Saat itu Picasso tinggal di Avignon. Selama perang, lukisan karya beliau menjadi lebih muram dan hidupnya berubah dengan konsekuensi yang dramatis.


Lukisan karya Picasso yang paling terkenal adalah Guernica, yang menggambarkan pemboman kota Guernica oleh Jerman selama Perang Saudara Spanyol. Beliau melukis Guernica pada tahun 1937.


Picasso menggunakan gaya seni yang bergerigi untuk menunjukkan kesedihan. Salah satu karya beliau yang paling terkenal adalah The Weeping Woman pada tahun 1937. Lukisan ini jelas menggambarkan wanita yang sedang menangis, namun pola-pola yang bergerigi menambah pedih kesedihan wanita itu. gambar tersebut dianggap penting : Karya ini dianggap penting karena.


menggambarkan momen ikonik dari legenda George and the Dragon.

adalah lukisan karya Paolo Uccello dari zaman 


Renaissance. Lukisan ini menggambarkan St. George yang membunuh naga untuk menyelamatkan seorang putri. Kisah ini melambangkan kemenangan kebaikan atas kejahatan.



Lukisan ini penting karena:


1. Penggunaan Perspektif : Uccello mencoba menggambar ruang tiga dimensi di permukaan datar, meski hasilnya masih kaku.


2. Perpaduan Gaya : Lukisan ini menggabungkan gaya Gotik yang dekoratif dengan pendekatan ilmiah dari seni Renaissance.


3. Makna Simbolis : Kisah ini sering dilihat sebagai lambang perlindungan terhadap iman Kristen.


Karya ini berpengaruh dalam desain karena memperkenalkan cara baru menggambar ruang dan kedalaman, yang menjadi dasar penting bagi seni dan desain visual di masa mendatang.

Komentar

Postingan Populer